SAMPANG, 17 Juli 2026 – Kemeriahan dan kekhidmatan merwarnai malam puncak kegiatan Perkemahan Jumat-Sabtu (Perjusa) MTs Al Mukarromah Sampang pada Jumat malam (17/07/2026). Seluruh peserta yang merupakan siswa baru kelas 7 berkumpul di lapangan madrasah untuk mengikuti prosesi Upacara Api Unggun yang menjadi salah satu tradisi sakral dalam dunia kepramukaan.
Suasana malam yang dingin seketika berubah hangat saat api utama mulai menyulut tumpukan kayu di tengah lapangan, diiringi oleh pengucapan Dasa Darma Pramuka oleh petugas upacara. Sorot mata antusias dan haru tampak dari wajah para penggalang baru yang menyaksikan momen tersebut.
Bertindak sebagai Pembina Upacara pada malam tersebut, perwakilan pembina Pramuka MTs Al Mukarromah menyampaikan pesan mendalam mengenai filosofi api unggun kepada para peserta.
"Api unggun ini bukan sekadar tontonan atau penghangat badan di kala malam. Kobaran api ini melambangkan semangat yang membara, yang harus tertanam di dalam dada adik-adik sekalian. Semangat untuk terus belajar, berprestasi, dan menerangi sekitar dengan kebaikan, sebagaimana fungsi api di tengah kegelapan," tuturnya dalam amanat malam.
Setelah prosesi upacara formal selesai, acara dilanjutkan dengan sesi pentas seni (pensi) antar-regu. Sesi ini menjadi wadah bagi para siswa kelas 7 untuk menunjukkan bakat, kreativitas, serta kekompakan kelompok mereka, mulai dari penampilan yel-yel, puisi, hingga lagu-lagu perjuangan dan kepramukaan.
Kegiatan malam puncak ini ditutup dengan doa bersama dan refleksi diri. Melalui upacara api unggun ini, diharapkan ikatan persaudaraan antar-siswa baru semakin erat dan komitmen mereka untuk menjadi anggota Pramuka Penggalang yang disiplin serta berkarakter di MTs Al Mukarromah Sampang semakin mantap.

Comments
Post a Comment